Senyuman Menawanmu
Hello everyone!!
I wish you're all well
Oke, gua mau cerita sedikit jadi, selama pandemi ini gua ngisi waktu selain belajar ya.. coba-coba lombalah siapa tau beruntung kan (?) wkwkk. Ini merupakan karya gua yang sudah gua lombaiin tapi gak menang. Lombanya sudah beberapa bulan yang lalu sih tapi yah... yaudalah ya so, gua publish di sini karena sayang banget ye kan karya lu gak di publish meskipun, banyak yang kurang-kurang tapi it's oke. I have try it
Puisi ini gua bikin pake hati *cielah* so, bacanya juga pake hati
Selamat Menghayati
Senyuman Mewanmu
Nabi
Bergantian musim seiring berlalu
Berawal dari musim hujan hingga
kembali hujan
Ketika jarak menjadi musuh terbesar
segala manusia
Ketika ego harus ditahan hingga hati
menjadi korbannya
Tak ada yang bisa memaksa tak ada
pula yang menghalangi
Teringat senyumu kala itu, senyum
yang sudah berbulan-bulan tak ku lihat
Kapan aku bisa melihatnya kembali?
Seharusnya kita bisa tersenyum bersama
sembari bertatapan muka bukan?
Namun sayang dunia tak berpihak
dengan kita
Entah apa yang harus ku lakukan saat
ini
Aku hanya memintanya dengan tuhan
Meminta dirimu hadir dibunga tidurku
ketika aku rindu senyuman mewanmu
Setelah sekian lama aku mencari garis
lengkung bibir seperti itu tuhan pertemukanku dengamu
dirimu yang membuat aku tersenyum
saat bersamamu
Kini apakah aku haruskah sedih?
Tak ada lagi yang bisa membuatku
tersenyum malu lagi
Aku harus berapa lama lagi untuk
menumpuk keinginan melihat garis lengkungmu itu?
Jangan lama-lama tuhan ku mohon
Aku sungguh rindu.
Tangerang, 1 September 2020
Pesan gua buat kalian semua Stay safe and stay health guyyss!!
Dari aku yang rindu senyuman manusia diluar sana
Luvv u readers,
Comments
Post a Comment